ANGGOTA DPRA ARMI YADI S.P SESALKAN PUNGLI RUMAH DUAFA.

ANGGOTA DPRA ARMI YADI S.P SESALKAN PUNGLI RUMAH DUAFA.

Politik 0 Comment 267

BANDA ACEH, GemantaraNews

Program pembangunan rumah layak huni merupakan sebuah program yang diprakarsai sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang kurang mampu, program ini juga merupakan salah satu langkah untuk mengurangi angka kemiskinan.
Khususnya di provinsi Nanggroe Aceh program tersebut Bersumber dari anggaran APBA Melalui Dinas Perumagan Rakyat dan Kawasan Permukiman Aceh (PERKIM) dan lembaga pemerintah lainya. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu agar mendapatkan rumah yang layak untuk ditempati.

Sebagaimana kita ketahui bahwa rumah layak huni tersebut dibangun kepada masyarakat yang kurang mampu tanpa dipungut biaya apapun, Namun baru-baru ini kita mendengar beberapa isu yang sedikit memilukan terkait dengan rumah layak huni tersebut. Beberapa masyarakat penerima rumah layak huni sering mengeluh dikarenakan ada calo-calo yang meminta upah atau bayaran. Para calo tersebut datang kepada calon penerima dan meminta sejumlah uang dengan alasan biaya pengurusan, terkadang mereka juga berdalih bahwa mereka suruhan dari lembaga yang mengeluarkan bantuan rumah layak huni tersebut.

Armiyadi, S.P anggota DPRD provinsi Aceh atau biasa disebut DPRA dari fraksi Partai Keadilan Sejahtra turut angkat bicara terkait isu-isu tersebut, beliau sangat menyesali atas tindakan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab itu. Beliau menegaskan bahwa rumah layak huni atau yang biasa disebut rumah dhuafa tersebut murni bantuan pemerintah atau lembaga-lembaga pemerintah tanpa dipungut biaya apapun bagi penerimanya, jadi jika ada pihak-pihak yang meminta upah atau sejenisnya maka hal itu bertentangan dengan hukum dan undang-undang yang berlaku.

Armiyadi sangat mengapresiasi terhadap kinerja pemerintah aceh selama ini dalam hal penanganan bantuan rumah layak huni kepada masyarakat kurang mampu, sehingga presentase angka kesenjangan sosial diantara masyrakat mulai menurun.

Dengan demikian, Armiyadi, S.P menghimbau agar seluruh elemen masyarakat terutama perangkat desa harus ikut berpartisipasi dalam memantau pembangunan rumah layak huni tersebut supaya tidak terjadi pungli oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, beliau juga menyeru ” bagi masyarakat yang melihat atau menemukan pihak-pihak yang melakukan pungli terhadap penerima rumah layak huni maka segera melaporkan mereka kepada pihak yang berwajib, tentunya nanti akan diproses secara hukum dan perundang-undangan yang berlaku”, tukas Armiyadi.(RAJA EB)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top